Sabtu, 08 September 2012

Kunci Meraih Rizki Sepanjang Hari



Dalam doa yang kita panjatkan kepada Allah SWT, kita selalu menyelipkan permohonan doa agar di mudahkan meraih rezeki-Nya dari arah yang tak terduga...min haitsu laa yahtasib. Pertanyaannya, bagaimana agar rezeki kita dimudahkan? Adakah ibadah membantu kita untuk memperlancar datangnya rezeki?

Ternyata Rasulullah telah mencontohkannya untuk kita teladani, yaitu dengan shalat dhuha. Shalat dhuha adalah ibadah shalat yang dianjurkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Shalat sunnat ini yang dilakukan seorang muslim saat waktu dhuha.Waktu dhuha tiba saat matahari mulai naik, kira-kira tujuh hasta sejak terbitnya. Jumlah rakaat shalat dhuha, dari dua hingga duabelas rakaat.Meskipun bernilai sunnah, shalat ini mengandung manfaat yang sangat besar bagi umat Islam. Salah satunya adalah membuka pintu-pintu rezeki dan keberkahannya.

Rasulullah bersabda di dalam Hadists Qudsi,“Allah SWT berfirman, “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat shalat dhuha, karena dengan shalat tersebut, Aku cukupkan kebutuhanmu pada sore harinya.” (HR Hakim dan Thabrani). Dalam hadist yang lain dikatakan,“Barangsiapa yang masih berdiam diri di mesjid atau tempat shalatny setelah shubuh karena melakukan I’tikaf, berzikir, dan melakukan dua rakaat shalat dhuha disertai tidak berkata sesuatu kecuali kebaikan, maka dosa-dosanya akan diampuni meskipun bnyaknya melebihi buih di lautan.” (HR. Abu Daud)

"Dalam tubuh manusia itu ada 360 ruas tulang. Ia harus disedekahkan untuk setiap ruas itu." Para shahabat bertanya, "Siapa yang kuat melaksanakan itu, ya Rasulullah? Beliau menjawab, "Dahak yang di masjid itu lalu ditutupinya dengan tanah, atau menyingkirkan sesuatu gangguan dari tengah jalan itu berarti sedekah. Atau, sekiranya tidak dapat melakukan itu, cukuplah diganti dengan mengerjakan dua rakaat shalat dhuha." (HR. Ahmad dan Abu Daud)

Shalat-shalat sunah sangat dianjurkan. Karena ada faedah yang terkandung di dalamnya. Salah satunya untuk membuka pintu-pintu rezeki dan keberkahannya. Di antara shalat sunah tersebut adalah shalat dhuha.Hadits Rasulullah SAW terkait shalat dhuha antara lain :"Siapapun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak busa lautan." (H.R Turmudzi).

Rezeki adalah hak semua orang dan kemiskinan mendekati kekufuran, maka ibadah dan usaha adalah jawabannya.Dengan mengenal keutamaan dan keajaiban shalat dhuha, semoga kita akan lebih tergerak untuk merawat shalat sunah ini.

Jumat, 07 September 2012

Memaknai Arti Bahagia Dalam Islam



Hidup bahagia adalah dambaan dari setiap orang. Bahagia merupakan suatu hal tiada taranya. Dikala kita bahagia segalanya akan terasa indah dan hati pun terasa tentram dan damai. Tiada kesusahan pun yang meliputi kita tatkala bahagia menghampiri kita. Bahagia itu indah dan menyenangkan. Tapi, apa sih sebenarnya Makna dari Bahagia atau kebahagiaan itu sendiri?? mari kita simak arti atau makna dari Kebahagiaan yang dikutip dari voa-islam.com berikut ini.

Kebahagiaan, bukan terletak dalam penuhnya gudang uang yang tersimpan rapi dalam rumah, namun lebih dari itu adalah gabungan dari besarnya penghambaan diri kepada Allah, ketiadaan meminta pada manusia karena tercukupi, dan penguasaan hati serta nafsu, yang tersimpan rapi dalam sebuah kalbu manusia yang berhati suci.

Kebahagiaan adalah ketika ketika kita dapat melakukan lebih banyak hal untuk lebih banyak kebahagiaan orang lain, bahkan saat diri mereka tidak lagi dapat membahagiakan dirinya sendiri. Subhanallah, lihatlah jiwa- jiwa yang ikhlas itu, yang diciptakan allah di dunia seperti pabrik kebahagiaan yang siap disebar luaskan untuk mendamaikan hati, dan meluaskan dada sesamanya yang terasa sempit karena cobaan hidup. Dan dalam hati mereka pun berbisik, tak apa jika mereka menghabiskan banyak waktu mengurus kepentingan demi kebahagiaan orang lain, dan Insyaallah sebagai balasannya, Allah yang akan mengurus kepentingan dan membahagiakan mereka.

Kebahagiaan adalah kepuasan batin atas tercukupinya kedamaian bagi orang lain. Dan lihatlah para manusia ajaib yang begitu tenang itu. Mereka mencoba mendamaikan orang lain, dengan terlebih dahulu mengkondisikan hati dan pikirannya agar terlebih dahulu terkondisikan. Dan setelah itu, bukankah juga kedamaian akan menjadi hak mereka?

Kebahagiaan sejati adalah ketika Ridho Allah terengkuh oleh kita atas setiap nafas, jejak kaki, kata hati dan  perilaku kita. Tanyakan kepada para mereka yang kaya, apakah masih akan ada sebuah lubang kesedihan dari diri mereka. Pastilah jawabannya iya, karena dunia ini memang tidak sempurna, dan kebutuhan akan dekatnya Allah atas batin dan jiwa yang lapar akan kasih sayangNya, itulah yang dapat menyempurnakan kebahagiaan batin mereka. Meskipun manusia dalam gelimang harta, namun jika hal itu tidak mereka punyai, maka mereka tak lebih dari seorang yang tidak berpunya.

Dengan definisi apapun, ternyata kebahagiaan hanya berarti satu. Kebahagiaan adalah karena Allah, bersama Allah, dekat dengan Allah, mengenalNya dan merasa memilikiNya dalam jiwa dan keseharian kita.

Maka berbahagialah, wahai manusia yang senantiasa melekatkan hatinya, mensandarkan harapannnya hanya kepada Allah dan tidak mengkhianatinya walaupun dia tengah sendiri.

Berbahagialah wahai jiwa- jiwa yang damai yang tahu bagaimana cara mensyukuri sebuah kebahagiaan dan pandai berterimakasih selalu kepada sang pemberinya. (Sumber: voa-islam.com)

Kamis, 16 Agustus 2012

Ingin Kristenkan Teman, Clay Malah Masuk Islam


Clay, pemuda tampan itu telah memeluk Kristen Evangelis selama 20 tahun. Sewaktu kuliah di Universitas Arizona, jiwa "misionaris"-nya tumbuh. Cita-citanya saat itu adalah mengkristenkan salah seorang temannya yang Muslim. Siapa sangka, justru Clay yang kemudian masuk Islam.

Jiwa "Misionaris"
Saat di bangku kuliah itu, Clay berusia antara 18-20 tahun. Ia sering belajar bersama teman-temannya di perpustakaan. Di antara teman kelompoknya itu, ada satu orang Muslim. Dalam kelompok itu, mereka sering terlibat pembicaraan di luar kuliah. Kadang-kadang masalah keagamaan.

Clay menginginkan temannya yang Muslim itu menjadi penganut Kristen. Clay bertekad mempengaruhinya. “Aku akan membawa orang ini menuju Kristus,” ujar Clay dalam hati.

Clay memulai misinya. Ia memberi masukan temannya tentang Kristen. Tidak hanya sekali, Clay mencobanya hingga beberapa kali. Bahkan ketika di rumah, Clay mendoakan teman Muslimnya supaya masuk Kristen.

Mendapati Clay bergelagat aneh, sang kawan yang Muslim lantas menanyakan apa yang sebenarnya diinginkan Clay. 

"Dengar, aku akan melakukan apa pun yang kau inginkan. Jika kau ingin mobil, aku akan membelikanmu mobil,” kata temannya saat itu, yang sangat baik kepada Clay. Clay mengutarakan maksudnya, bahwa ia tak menginginkan apapun darinya kecuali ia menjadi Kristen.

Mendengar itu, teman Muslim Clay menceritakan bahwa ia dulunya adalah seorang atheis. Dari atheis ia menganut Kristen, lalu pindah ke Katholik. Terakhir Allah memberinya hidayah hingga masuk Islam.

Titik Awal Hidayah
Informasi dari temannya yang Muslim mulai mengusik Clay. Namun ia tetap ke gereja hingga usianya mencapai 20 tahun. 

Waktu terus berlalu, tidak banyak perubahan pada diri Clay. Menjelang usia 30-an, ia merasakan sesuatu terjadi dalam dirinya. Clay penasaran tentang Islam.

Clay masih ragu. Hatinya bimbang antara ya dan tidak. Hingga sembilan bulan kemudian, Clay memutuskan untuk mempelajari Islam. “Jadi aku pergi ke toko buku dan membeli Al-Qur'an terjemahan dan mulai membacanya,” ujarnya.

Sebulan membaca Al-Qur'an, Clay kini memiliki gambaran yang berbeda tentang Tuhan. Dari Al-Qur'an, Clay menyadari Islam adalah agama yang sangat terfokus dan bahwa Tuhan adalah sumber dari segala kekuatan yang ada.

Bersyahadat Setelah 18 Bulan Belajar Islam
Clay meneruskan mempelajari Islam hingga delapan belas bulan. Hingga suatu hari ia terbangun di tengah malam. "Hei, subhannallah, saya Muslim!", ujarnya spontan.

Belakangan Clay tahu bahwa apa yang ia alami adalah hidayah. "Siapa yang diberi hidayah oleh Allah maka tidak seorangpun yang bisa menyesatkannya. Sebaliknya, siapa yang disesatkan oleh Allah maka tida seorangpun yang bisa memberinya petunjuk," katanya mengutip hadits riwayat Tirmidzi, Abu Dawud dan Nasa'i.

Clay juga tidak mampu menjelaskan secara rinci bagaimana ia mendapatkan hidayah itu setelah 18 bulan mempelajari Islam. 

“Saya tidak pernah tahu bagaimana pikiran saya bisa berubah. Allah yang mengendaki saya suatu hari akan memeluk Islam. Alhamdulillah, setelah 18 bulan, aku tiba-tiba terbangun dengan rasa iman di dada dan (tiba-tiba) mengenali-Nya,” kenangnya. 

Kini, setelah menjadi Muslim, Clay berharap semua umat Islam di dunia mendapatkan hidayah agar ibadah yang dilakukannya semakin baik dan sempurna. Ia merasa sedih dengan pemberitaan tentang Islam yang beredar di media, yang menyudutkan Islam sebagai agama teroris.

“Sangat menyedihkan bahwa orang tidak mendapatkan gambaran yang jelas tentang Islam dalam berita dan media,” ujarnya, “Padahal seorang muslim sejati tidak akan pernah menjadi teroris. Dan teroris itu bukanlah muslim sejati.” 

Beberapa Dekade Lagi Rusia Jadi Negeri Muslim

Paul Goble, seorang spesialis yang secara khusus melakukan kajian terhadap minoritas etnis di Federasi Rusia, memperkirakan Rusia akan menjadi sebuah negara mayoritas Muslim dalam beberapa dekade mendatang.

Tesis Goble didasarkan pada sejumlah data dan fakta sosiologis yang tengah berkembang di Rusia. Pertama, jumlah Muslim di seluruh Rusia saat ini mencapai 16 juta jiwa. Laju pertumbuhan populasi Muslim diperkirakan mencapai antara 40 dan 50 persen sejak tahun 1989. Kini Rusia memiliki sekitar 8.000 masjid. Berkembang sangat cepat dibandingkan 15 tahun sebelumnya yang hanya terdapat 300 masjid di seluruh Rusia.

Menurut data statistik, pada akhir 2015, jumlah masjid di Rusia akan meningkat drastis menjadi 25.000 masjid.

Kedua, penurunan jumlah populasi negeri Beruang Merah ini. Ahli demografi memprediksi bahwa populasi Rusia akan turun secara drastis dari 143 juta jiwa menjadi 100 juta jiwa pada tahun 2050.

Melihat kecenderungan populasi penduduk Rusia yang cenderung terus menurun itu, para politisi dan pemerintah Rusia kebingungan. Untuk menghambat laju penurunan populasi itu, Presiden Dmitry Medvedev telah menyerukan kepada perempuan Rusia untuk memiliki anak lagi. Sementara Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin menawarkan insentif kepada wanita yang akan memiliki anak lagi.

Pemerintah Vladimir Putin menawarkan 1.500 rubel untuk anak pertama, dan 3.000 rubel untuk anak kedua. Namun, tidak ada respon signifikan terhadap seruan Vladimir Putin. Alasan utama di balik penurunan cepat dalam populasi non-Muslim di Rusia, terutama sebagian besar perempuan muda di negara ini tidak tertarik untuk memiliki anak lagi. Bahkan generasi terkini memiliki kecenderungan untuk hidup bebas tanpa anak.

Sebaliknya, hampir semua pasangan muslim sedikitnya memiliki tiga anak. Sebagian besar keluarga muslim mempunyai anak antara 3 hingga 5 orang anak.

Salah seorang pemimpin Moscow mengatakan, jika pertumbuhan penduduk Muslim terus meningkat, dan dengan penurunan yang serius pada populasi komunitas agama lain, Rusia pada akhirnya akan menjadi sebuah negara Muslim pada dua dekade mendatang.

Ketiga, meningkatnya jumlah mualaf. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah besar LSM Islam aktif bekerja di dalam negeri Rusia. Mereka memainkan peran penting, terutama bagi penduduk Rusia yang putus asa, dan sebagian besar mereka memilih jalan hidup yang baru dengan masuk Islam.

Mereka umumnya meninggalkan agama sebelumnya yang mereka anut. Terutama kelompok atheis, secara bertahap semakin cenderung ke arah Islam, karena dakwah luas dan kegiatan LSM Islam.

Orang-orang muslim yang berpendidikan terlibat aktif dalam memberikan khotbah di masjid-masjid dan tempat-tempat umum lainnya secara teratur. Dakwah itu kemudian membawa dampak luar biasa pada pikiran orang-orang Rusia, terutama generasi mudanya. Para ulama Islam dengan jas dan wajah dicukur bersih, berbicara dengan bahasa yang menarik dan lancar, menjadi titik yang sangat kuat bagi mereka untuk menarik perhatian orang Rusia yang berpendidikan.

Di samping itu, LSM-LSM Islam juga bekerja riil untuk memberikan solusi bagi problematika yang dihadapi penduduk Rusia. LSM-LSM itu membangun panti asuhan, tempat anak-anak dari berbagai agama yang diadopsi, dan mereka mendapatkan pendidikan Islam, kemudian menjadi Muslim yang taat. Mereka juga memberikan sejumlah alternatif solusi bagi penduduk setempat yang kini dalam kesulitan akibat biaya hidup yang sangat mahal. 

Baru Berdiri 4 Bulan, Website Dakwah Telah Mengislamkan 119 Orang


Sebuah website dakwah yang baru berdiri tahun ini telah berperan mengislamkan 119 orang dari kebangsaan berbeda. Website dakwah itu banyak dikunjungi orang-orang Barat yang tertarik kepada Islam lantaran ia menyediakan layanan berbeda dari kebanyakan website Islam yang ada selama ini.

Sesuai namanya, www.edialogue.org menyediakan sejumlah dai dan daiyah yang online pada jam kerja website itu untuk langsung berdialog, menjawab pertanyaan, dan menjelaskan Islam kepada pengunjung. Melalui dialog interaktif via chatting itu orang-orang Barat mendapatkan penjelasan saat itu juga mengenai apa yang mereka ingin ketahui dari Islam.

Menurut penuturan direktur www.edialogue.org Majed Al-Osaimi, pihaknya terus menjalin kontak dengan 119 mualaf itu untuk melakukan bimbingan online. Ia juga memprediksi, jumlahnya akan meningkat pesat, mengingat respons jamaah maya saat ini. "Setiap satu atau dua hari sekali, ada satu orang yang menerima Islam sebagai agama mereka melalui website kita," jelasnya.

Al-Osaimi mencontohkan salah seorang remaja Amerika Serikat yang masuk Islam setelah berhubungan dengan website dakwah edialogue. Usianya baru 18 tahun. Ia tinggal bersama ibunya di sebuah kota kecil di Amerika Serikat. Berpamitan hendak berlibur dan jalan-jalan ke luar negeri, ia terbang ke Arab Saudi dan menyatakan kislamannya di negeri itu.

Al-Osaimi juga mencontohkan remaja lain ketika berbicara kepada Arab News. Remaja yang sedang belajar di Amerika Serikat itu juga menerima Islam sebagai agama baru setelah ngobrol dengan seorang daiyah yang berhubungan dengan website itu.

"Gadis itu telah memperoleh beberapa pengetahuan tentang Islam dan membersihkan semua keraguannya selama 20 menit percakapan dengan pekerja dakwah kami dan menyatakan dia ingin segera bersyahadat," kata Al-Osaimi.

Saat ini edialogue dijalankan oleh 11 staf yang kesemuanya adalah relawan dan pekerja full-time. Sedangkan partisipan website dakwah itu telah mencapai 90 ribu orang dalam chat room mereka.